Tuesday, December 25, 2012

Cerita di penghujung 2012
dari seorang teman,,,,

Semenjak punya account di salah satu media sosial teman pun jadi banyak, dari yang sudah kenal sampai yang sama sekali tidak dia kenal, dari Sabang sampai Merauke bahkan dari negara lain pula. Satu persatu pun saling berkenalan, tapi tentu saja ada syarat tertentu yang dia jadikan acuan, dari sekian banyak yang menjadi teman  hanya beberapa yang menurut nalar dan hati bisa masuk kategori (alah kayak kompetisi aja,,hehe,,) untuk bisa komunikasi lebih lanjut (maksudnya sih kenalan lebih lanjut,,hehe,,).

Tidak perlu rasanya diceriterakan semua, satu aja ya, satu ini yang terakhir. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, so teman ku ini pun melakukan cek and ricek untuk cari tahu siapa sebenarnya cowok itu. Alhasil  cowok itu punya latar belakang agama, pendidikan dan pekerjaan yang baik. Jadi lah dengan modal informasi seadanya dan keyakinan hati teman ku ini berkomunikasi lebih lanjut dengan cowok itu. Mereka saling bertukar pin dan nomor telepon untuk memudahkan proses komunikasi. 

Hari pertama berkomunikasi biasa saja hanya saling sapa dan berkenalan untuk pertama kali. Beberapa hari pun berlalu tanpa ada komunikasi di antara keduanya. Sampai pada suatu hari si cowok menegur nya lewat BBM (semua juga pasti sudah tau kan kepanjangan nya ,hehe,,). Dari situlah bermula komunikasi yang lumayan intens di antara mereka sampai akhirnya memutuskan untuk bertemu di salah satu mall. Pertemuan berjalan lancar meskipun hanya sebentar, keduanya pun tidak sempat untuk berbicara banyak. 

Setelah pertemuan itu mereka pun masih terus berkomunikasi, kalau menurut pendapat ku sih sudah lumayan dekat dari tulisan-tulisan mereka di BBM. Seperti yang mungkin banyak orang sudah tahu, wanita itu bisa jatuh hati dari apa yang dia dengar, tapi dalam hal ini dari yang dia baca (secara komunikasi mereka kan lewat BBM,,,hehe,,). Pertemuan selanjutnya pun mereka rancang, namun selalu saja ada halangan mereka untuk bertemu. Namun satu hal yang membuat teman ku akhirnya menceritakan hal ini adalah karena halangan itu selalu datang dari si cowok. Dan yang lebih bikin dia galau, selalu di saat-saat terakhir si cowok memberitahukan halangannya. Layaknya pejuang wanita (haha,,) teman ku pun memberanikan diri untuk merencanakan pertemuan lain untuk menggantikan yang tertunda sebelumnya. Dan tidak seperti film-film Hollywood atau pun drama korea yang happy ending, pertemuan itu pun tertunda lagi (mudah-mudahan masih ada kesempatan selanjutnya, masih dia optimis dengan hatinya,,,) dengan proses yang sama. 

Entah apa kesimpulan dari cerita teman ku ini, tapi satu hal yang bisa aku ambil pelajaran adalah: jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan indah kalau kamu sendiri belum mendapat kepastian. Jika baik itu pasti mudah dan jika hak itu pasti akan datang. Just believe!

Hanya satu kalimat yang aku kasih ke teman ku itu, if he loves you, he will find the way,,, 

Atau kalau istilah betawinya: Kalo jodoh mah kaga kemana neng!! hehe,,

Are you agree with me?

Entah apa yang terjadi selanjutnya, semoga kalimat sederhana ku itu bisa membuatnya berpikir lebih realistis, maklum lah aku kenal banget dengan teman ku itu,,, :)

Hope you will find your true love friend in the new year, hwaitiiiiiing!!!!! \^o^/




No comments:

Post a Comment